Surat teruntuk nunoe
Hai nu... akhirnya aku beranikan diri menulis surat untukmu. Aku lihat kamu sedang menjalani hubungan jarak jauh dengan wanita yang baik, jaga dia baik-baik ya nu. Jaga perasaannya dan bahagiakan dia. Jika kamu membahagiakan seseorang maka kamu akan bahagia seutuhnya. Sebaliknya, jika kamu menyakiti seseorang maka kamu akan tersakiti sesakit-sakitnya. Seperti aku sekarang.
Sebelum ini, aku sudah meminta maaf padamu kan? Aku akui dulu aku jahat padamu dan aku takut sekali pada karma. Namun kamu pria yang benar-benar baik, kamu masih sempatkan mendoakanku agar pria yang aku pilih adalah yang terbaik dan rencanaku menikah dapat berjalan lancar.
Kenyatannya nu, dia meninggalkanku. Tolong jangan pasang wajah mengasihaniku. Aku baik-baik saja. Aku hanya sedang menikmati karma dan belajar dari rasa sakit ini.
Kamu tahu nu, aku jadi seperti kamu yang khawatir setiap saat. Namun dia seperti aku yang tak peduli dan tak mau mengerti kenapa aku mengkhawatirkannya. Dia seperti aku yang marah dan memintaku tak menghubunginya saat siang. Dia benar-benar seperti aku yang dulu. Rasanya sakit nu, karena aku menyayanginya. Lalu dia pergi tepat disaat aku benar-benar menyayanginya, sama seperti aku dulu yang pergi disaat kamu menyayangiku. Aku bersikeras pergi tak mendengar apa pun alasanmu.
Rasanya sakit sekali nu. Aku menyakitimu dan kini aku tersakiti sesakit-sakitnya.
Tuhan memang Maha Adil. Dia yang dapat membolak-balikan perasaan seseorang. Sekarang aku tahu bagaimana rasanya menjadi kamu. Aku pun sama sudah mencoba menjelaskan padanya kalau aku menyayanginya, tapi dia tak mau mengerti nu. Percis sama seperti aku dulu yang tak mau mengerti bahkan sms kamu yang berkali-kali memintaku kembali tak aku anggap ada. Maafkan aku nu..
Ini pelajaran berharga untukku. Jika nanti aku menjalin hubungan dengan pria lain, aku berjanji akan menjaga perasannya. Ini janjiku padamu nu. Kini aku tahu rasanya menyakiti dan disakiti. Aku tak ingin melakukan kesalahan yang sama kedua kalinya.
Sekali lagi, tolong jaga perasaan wanita yang kini menyayangimu.
Bahagiakan dia dan berbahagia lah dengannya.
Sekian surat dariku,
naa
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
huuuuaa :'( kamu siii, jangan jahat lagi yaaa
BalasHapussemangattt
-ikavuje
iia ka udah kapok.. ga akan lagi lagi huaaa semangaat!!
Hapus