High Five!!
Rasa itu spontan.
Aneh dan konyol.
Kamu tahu, kenapa aku diam-diam menyukaimu, itu karena kamu terlalu menggembar-gemborkan bilang ke semua orang kalau kamu menyukaiku. Itu bikin aku risih tahu! Aku juga risih waktu kamu tiba-tiba duduk tepat di kursi belakangku. Kita jadi satu kelompok, kita sama-sama datang terlambat, dan kamu selalu mengaku pada guru kalau kita pacaran. Mulut kamu bener-bener ember bocor!
Kalau saja kamu lebih kalem, mungkin kita akan benar-benar pacaran. Ah nggak juga sih! Siapa yang mau pacaran sama anak yang takut bebek. Kamu juga ganjen sama cewek-cewek lain. Udah gitu kamu pundungan. Inget nggak waktu makalah kelompok kita ketinggalan? Kamu pundung karena takut nggak dapat nilai. Kamu juga pernah marah sampai menggebrak pintu. Ya kamu menyebalkan!
Meskipun begitu, aku bisa meleleh saat kamu main gitar. Ya ampun itu yang paling aku suka dari kamu. Kamu keren kalau main gitar! Aura kamu terpancar cetar-cetar membahana tralala! Kalau gitu aku daftar jadi fans kamu, aku nggak mau jadi pacar kamu, kecuali kalau kamu masih memaksa.
Ada lagi, aku suka lihat kamu yang rajin datang ke sekolah, lihat kamu pakai baju koko putih, lihat rambut kamu yang disisir rapih, dan saat dengar kabar kalau kamu sudah di wisuda. Aku suka karena kamu terus berubah menjadi lebih baik.Terus seperti itu ya... biar aku terus suka. Oopss!
Sudah ya... semoga nggak ada yang baca surat ini. Semoga kamu nggak baca. Semoga teman sekelas kita nggak baca. Aku ingin tetap diam-diam menyukaimu. Yeay high five!
Untuk kamu, ya pokoknya kamu!
Dari aku, ya you know who I am.

Ejiyeeeeeee, gitu banget yaaa. yang mana nih orangnyaaa?
BalasHapus-ikavuje
yang itu ka yang em anak band main gitar X)
Hapus