Seorang perempuan cantik, tinggi, putih, seksi, dan pandai masak. Dia menebar kasih pada siapa pun. Bermanja dengan siapa pun. Disayang oleh semua orang. Seolah dimahkotai permata.
Namun aku juga pernah diusianya, meskipun sikapku bertolak belakang dengannya. Tidak ada mahkota permata dan tidak dengan mudah bermanja pada orang lain. Ada orang yang sayang padaku itu cukup.
Ego perempuan diusianya, ingin memiliki semua orang tanpa perlu kehilangan. Aku pun pernah memiliki ego yang sama. Aku berkata dengan tegas kalau aku lebih baik punya banyak Kakak daripada punya pacar kemudian putus. Aku juga dengan percaya dirinya bilang Kakak bisa aku miliki selamanya.