Surat untuk Kei yang sudah sampai surga.
Keiko Keichi Matsuyama, nama yang cukup panjang untuk seekor kelinci yang berumur singkat. Tiga tahun kamu bertahan hidup Kei. Setelah melahirkan dua anak kelinci yang sehat, Hiro dan Chika.
Aku rindu kamu, Kei. Ingat saat pertama kali kita ketemu? Tubuhmu seperti bola kapas yang halus dan menggemaskan dengan bulu-bulu berwarna putih, coklat, dan abu-abu. Aku memelukmu setiap saat dan rasanya tak ingin berhenti menciumimu, dan kadang aku sentuh hidungmu yang bergerak-gerak.
Kamu itu sangat penakut Kei, kamu takut dengan suara gaduh motor dan tak terlalu suka dengan anak-anak yang mengejarmu. Aku ingat, saat kita pindah rumah dan semua anak kecil langsung datang menyambutmu. Ya, seketika kamu langsung jadi maskot di blok D. Semua orang lebih mengenal kamu ketimbang aku. Aku tidak iri Kei, aku justru merasa lega karena banyak yang menyayangi kamu.
Namun ketika kekasihmu Chiko datang ke komplek, baru di situ lah aku merasa iri. Ya, kamu beruntung Kei punya kekasih seperti Chiko yang setia dan rela datang saat hujan untuk memastikanmu sehat dan cukup makanan. Chiko bahkan protektif melindungimu saat kamu akan melahirkan. Kalian berdua tiba-tiba tidak bisa dipisahkan sampai semua orang di komplek turun tangan membuat kamar persalinan. Meskipun sudah dipisahkan Chiko tetap saja gelisah dan ingin melihat bayinya.
Ya, sayangnya Chiko dicuri orang dan Chika pergi ke surga mendahului kamu. Tak lama kamu pun menyusul Chika di saat aku tak ada di dekatmu. Sedih, tapi aku yakin kamu saat ini sedang bermain riang dengan Chika di surga. Bahagia selalu ya, Kei. Aku menyayangimu. Aku juga menitipkan Hiro pada mamah agar dia selalu dirawat dengan baik, jadi tak perlu cemaskan Hiro.
Bahagia lah di surga.
Salam sayang,
Hanaa
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
yaaahhh, beli lagii dong buat temenin Hirooooo :(
BalasHapusmau ingetin besok nulis surat bertema yaaaa
-ikavuje
tetangga udah beli ka X) jadi hiro ada temen main
Hapus