Pages

Minggu, 24 Januari 2016

Penjelajah

Coraline merasa dirinya seorang penjelajah, percis seperti aku kecil dulu. Menjelajahi komplek, main di selokan, manjat pohon, melihat benteng tinggi di belakang PLN dan menyebutnya benteng cina, melihat tower tinggi dan menganggapnya menara eiffel. Duniaku meski hanya seluas komplek, tapi aku merasa telah berkeliling dunia yang sesungguhnya.

Di novel Coraline ada saat dia menjelajah keluar 'flatnya yang lain' menembus pepohonan, namun setelah melewati rimbunnya pepohonan, kabut, dan pemandangan yang seperti sketsa di atas kertas putih, dia kembali melihat 'flatnya yang lain'.



"Tapi bagaimana bisa aku berjalan menjauhi sesuatu,
tapi lalu kembali ke situ-situ juga?"
"Mudah saja," sahut si kucing. "Bayangkan orang yang berjalan keliling dunia. Kau mulai dengan berjalan menjauhi sesuatu, tapi akhirnya kembali ke tempat yang sama."

Kau mengerti apa maksudnya? Setiap penjelajah pasti mengerti, bukan hanya penjelajah yang pergi mengelilingi dunia, yang aku maksud seseorang yang menjelajahi waktunya sendiri, seperti aku yang saat ini kembali ke titik dimana semua berawal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar